KARANGJATI - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler TIM II Universitas Diponegoro melaksanakan Program Multidisiplin 2 di Desa Karangjati, Kabupaten Boyolali, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi produktif masyarakat melalui pemanfaatan limbah sekam dan kayu. Kegiatan yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 ini berfokus pada pendampingan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform toko online sebagai media untuk memperkenalkan dan memasarkan produk briket yang dikembangkan dengan nama EcoBriq.
Pemanfaatan limbah sekam dan kayu menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi. Agar produk tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas, mahasiswa memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan platform toko online sebagai salah satu sarana pemasaran digital. Pembuatan akun menjadi tahap awal untuk membantu pelaku usaha memiliki ruang digital yang dapat digunakan dalam memperkenalkan produk kepada calon konsumen.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya diarahkan untuk memiliki akun toko online, tetapi juga diperkenalkan pada pemanfaatan toko virtual sebagai bagian dari strategi pemasaran produk. Pendampingan dilakukan agar peserta memahami tahapan awal penggunaan platform sekaligus mengetahui bagaimana toko virtual dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran briket EcoBriq secara lebih terstruktur.
Kegiatan tersebut menunjukkan tingkat ketercapaian sebesar 95 persen. Pada umumnya, peserta telah memiliki akun pada platform toko online dan memahami cara pembuatannya. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala dalam proses mengisi dan melengkapi toko virtual. Hambatan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pendampingan lanjutan yang diberikan mahasiswa kepada peserta.
Mahasiswa selanjutnya memberikan pelatihan mengenai pengisian dan pengelolaan toko virtual agar akun yang telah dibuat tidak berhenti sebagai media pendaftaran semata, tetapi dapat benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran produk. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus membuka ruang pemasaran yang lebih luas bagi produk briket EcoBriq.
Melalui integrasi antara pemanfaatan limbah sekam dan kayu dengan pemasaran berbasis digital, program ini memiliki keterkaitan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Pengembangan produk EcoBriq membuka ruang bagi pemanfaatan limbah sebagai bagian dari kegiatan ekonomi produktif, sementara penguasaan platform toko online memperkuat kemampuan pemasaran secara mandiri. Dengan demikian, program ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih bertanggung jawab.