Boyolali — Dari lingkungan rumah, kebiasaan hidup sehat dapat dibangun dan diterapkan setiap hari. Hal tersebut menjadi dasar mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2026 dalam melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada ibu rumah tangga di Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebersihan diri, makanan, air, dan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak).
Dalam penyuluhan tersebut, Zulfa Nailil Muna, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, berperan menyampaikan materi mengenai penerapan PHBS di lingkungan rumah, kebersihan diri, kebersihan makanan dan air, serta pentingnya mencuci tangan dengan benar. Materi dilengkapi dengan demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan diskusi interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat melihat secara langsung penerapan kebiasaan hidup bersih yang sederhana.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme ibu rumah tangga yang aktif mengikuti demonstrasi dan sesi tanya jawab. Edukasi PHBS diharapkan dapat mendorong peserta menerapkan kebiasaan hidup bersih secara konsisten dan membagikan pengetahuan tersebut kepada anggota keluarga. Dengan dimulai dari lingkungan rumah tangga, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat Desa Karangjati dalam menjaga kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup secara berkelanjutan.