Boyolali — Menjaga kesehatan keluarga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah, mulai dari mencuci tangan dengan benar hingga cermat memilih makanan yang dikonsumsi. Melihat pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menjaga kesehatan keluarga, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta keamanan pangan di Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku hidup sehat dan pemilihan pangan yang aman, sejalan dengan SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Dalam kegiatan tersebut, Zulfa Nailil Muna, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, berperan menyampaikan materi mengenai PHBS, kebersihan makanan dan air, pemilihan pangan yang aman, serta penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) dan pengawet secara bijak. Edukasi dikemas secara interaktif melalui presentasi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan diskusi bersama ibu rumah tangga. Penyampaian materi diharapkan dapat membantu peserta mengenali kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan di rumah sekaligus lebih bijak dalam memilih makanan untuk keluarga.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung melalui keaktifan dalam mengikuti demonstrasi dan sesi diskusi. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 95% ibu rumah tangga yang hadir mampu memahami materi yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN TIM II UNDIP berharap pengetahuan mengenai PHBS dan keamanan pangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta keluarga yang lebih sehat dan mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.