You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Karangjati
Logo Desa Karangjati
Karangjati

Kec. Wonosegoro, Kab. Boyolali, Provinsi Jawa Tengah

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana, Praktek Perhitungan Laba dan Perencanaan Keuangan Sederhana Agar Bisnis Briket Tidak Merugi dalam rangka Mendukung SDGs 1, 8, dan 9

Administrator 02 Agustus 2026 Dibaca 25 Kali
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana, Praktek Perhitungan Laba dan Perencanaan Keuangan Sederhana Agar Bisnis Briket Tidak Merugi dalam rangka Mendukung SDGs 1, 8, dan 9

Kab. Boyolali — Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan Program Kerja dengan tema ”Pemanfaatan Limbah Sekam Dan Kayu Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Produktif Masyarakat Desa Karangjati”, Wonosegoro, Boyolali. Kegiatan ini digelar pada 2 Agustus 2026 dalam bentuk praktik langsung pembuatan Laporan Keuangan Sederhana, Praktek Perhitungan Laba dan Perencanaan Keuangan bersama warga setempat.

Kegiatan berlangsung di ruang tengah posko KKN dan diikuti oleh warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu PKK, bapak-bapak, dan karang taruna. Praktik penyusunan laporan keuangan dilakukan secara bertahap, mulai dari perhitungan keuntungan, cara menghitung BEP sederhana, merencanakan pemasukan dan pengeluaran hingga menyusun catatan keuangan sebagai pengingat untuk membeli persediaan dan bahan bahan yang dibutuhkan selama kegiatan pembuatan briket sekam.

Perhitungan dan pelaporan serta perencanaan keuangan ini menjadi hal yang sangat penting bagi keberlangsungan sebuah kegiatan usaha, tidak banya sebatas agar tidak merugi tetapi juga bagaimana cara agar usaha briket ini tetap untung dan terus berlanjut, oleh sebab itu materi ini menjadi hal yang penting diketahui oleh peserta pelatihan briket sekam ini.

Warga yang hadir terutama ibu-ibu sangat antusias mengikuti setiap tahapan proses perhitungan ini, karena beberapa dari peserta pelatihan ini sudah memiliki usaha sebelumnya dan selalu merugi karena konsep pemikiran yang kurang tepat yaitu ”berapapun keuntungannya hari ini yang penting bisa dipakai makan”, beberapa peserta juga sangat antusias dan ingin segera memulai usaha briket sekam ini, yang ditandai oleh aktifnya diskusi mengenai perencanaan keuangan dan keberjalanan produk briket ini.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan